Tidak Bisa Withdraw! Member Aplikasi Wpone Diminta Top Up Rp 800 Ribu Agar Bisa WD, Penipuankah?
Saat ini aplikasi investasi tengah ramai diperbincangkan, terutama karena para member mengaku tidak bisa melakukan penarikan dana. Begitulah pembahasan yang terjadi di grup Facebook WPONE INDONESIA.
Para member di beberapa daerah, seperti di Kota Bandung dan Papua Tengah mengaku tidak bisa melakukan penarikan dana. Mereka mengatakan syarat penarikan dana harus top up Rp800 ribu terlebih dahulu.
Tidak Bisa Withdraw! Member Aplikasi Wpone Diminta Top Up Rp 800 Ribu Agar Bisa WD, Penipuankah?
Daerah Bekasi juga rusuh, nggak bisa tarik dana. Yang ini malah minta top up lagi 800 ribu. Katanya cuma bisa tarik dana," kata salah satu anggota grup bernama Riqnty, Rabu, 19 Maret 2025.
Papua Tengah juga rusuh, Ribuan orang jadi korban, diminta top up 800 ribu baru bisa tarik dana. Kasian, ada yang top up ratusan juta, balas akun bernama agustinus, Sukabumi juga sama.
Parah, parah. Tadi minta 800 ribu. Baru bisa tarik dana," balas akun ujang. Komentar tersebut ada dalam unggahan video salah satu anggota grup yang memperlihatkan kerumunan warga dan polisi terkait aplikasi Wpone.
Dalam video tersebut, terlihat seorang anggota polisi tengah memediasi kerumunan warga yang dianggap telah merugikan. "Sudah ada 13 perwakilan yang melaporkan aplikasi Wpone ke Polda," kata anggota polisi tersebut. Salah satu komentar menyebutkan bahwa kejadian ini diduga terjadi di Samarinda, Kalimantan, yang menandakan penyebaran kasusnya cukup luas.
Sebagian besar korban merasa dirugikan secara finansial dan psikologis akibat penipuan ini. Anggota kelompok pun memberikan berbagai masukan untuk membantu para korban dan mencegah terjadinya penipuan di kemudian hari.
Baca Juga
- Lonjakan mayoritas harga aset kripto
- Coinex Menyelesaikan Dengan Jaksa Agung NY, Membayar Denda $1,7 juta; Mengumumkan Keluar dari Pasar AS
- Aplikasi Wpone Hilang dari Playstore, Apakah tidak ada Aplikasi Pengganti?
- Strategy ETF atau BITX dari Volatility Shares sebagai ETF kripto leverage pertama di AS
Berikut beberapa saran yang diberikan.
1. Laporkan dan Blokir Akun: Langkah pertama yang disarankan adalah memblokir akun atau beberapa akun pelaku agar pelaku tidak dapat melanjutkan aksinya.
2. Sebarkan Informasi: Mengunggah video atau detail kejadian diyakini dapat membantu orang lain mengenali modus serupa.
3. Laporkan ke Pihak Berwenang: Langkah pelaporan ke pihak berwenang juga ditekankan untuk memberikan efek jera bagi pelaku.
Melindungi Diri dari Modus Penipuan Agar tidak menjadi korban berikutnya, Anda dapat melakukan beberapa hal:
1. Periksa kredibilitas platform atau individu sebelum melakukan transaksi.
2. Waspada terhadap penawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.
3. Gunakan platform transaksi tepercaya yang memiliki perlindungan konsumen.